DT Peduli Seleksi seluruh Calon Penerima Beasiswa

Abar, Kepala Bagian (Kabag) Program DT Peduli Cabang Bandung mengatakan, DT Peduli telah menyediakan program Beasiswa jenjang TK, SMP, SMA, SMK, Perguruan Tinggi, dan Baitul Quran. Menurutnya, besiswa tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian DT Peduli terhadap anak-anak yang ingin melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi namun terbentur dengan biaya.

Menurutnya, program beasiswa ini merupakan salah satu pilar utama dari empat pilar program DT Peduli yakni Peduli Pendidikan yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Tak hanya di Bandung, program Beasiswa Generasi Prestasi ini juga dilakukan serentak di beberapa cabang dan unit DT Peduli di seluruh Indonesia.

Berbagai tahapan seleksi dilakukan DT Peduli agar dapat menjaring para penerima beasiswa yang sesuai kriteria yang ditentukan DT Peduli. Anak-anak yang kurang mampu namun berprestasi menjadi prioritas utama DT Peduli. Seperti yang dilakukan pada Sabtu (3/3), DT Peduli melakukan tes seleksi untuk calon penerima beasiswa SMP dan SMK.

“Alhamdulillah hari ini DT Peduli bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan (Diridik) untuk melaksanakan seleksi beasiswa untuk SMP dan SMK,” kata Abar.

Pada kesempatan tersebut, 47 calon siswa SMK dan  50 calon siswa SMP mengikuti seleksi tahap dua yang meliputi tes tulis, wawancara, kesehatan, dan psikotes. Abar mengatakan, sebelumnya, seleksi pertama yakni seleksi administrasi juga telah dilakukan.

Adapun proses seleksi  dilakukan bukan bermaksud untuk mempersulit para calon penerima beasiswa, tetapi menurutnya, agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Tidak hanya itu, melalui seleksi tersebut DT Peduli berharap dapat menemukan generasi-genarasi unggulan.

“Maksud dan tujuan diadakannya seleksi ini harapannya mudah-mudahan kami bisa menemukan calon-calon penerima beasiswa yang memiliki prestasi yang baik, akhlak yang baik, sehingga bisa mengharumkan nama baik sekolah baik untuk smp, smk, maupun dt peduli,” jelasnya.

Abar berharap, Program Peduli Pendidikan ini dapat menjadi jalan terlahirnya generasi-generasi unggulan di masa yang akan datang.

4 replies
  1. Neni Hertiyani
    Neni Hertiyani says:

    Saya mau bertanya . Anak teman saya sudah bersekolah di ponpes Riyaduljanah purworejo sekarang terancam putis sekolah karena ayahnya mengalami kecelakaan dan menjadi cacat . Apakah bisa di bantu untuk biaya tetap bersekolah di ponpes trsb. Bagau mana caranya danbsyaratnya

    Reply
  2. Sri Parminingsih
    Sri Parminingsih says:

    Tahun depan anak saya lulus SD saya bermaksud ingin anak saya pesantren tapi sebagai seorang ibu dan ayah karna suami udah meninggal saya belum mampu memiliki biaya sebesar itu.
    Gimana cara mendapatkan bea siswa tersebut 🙏🏿

    Reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *